Kamis, 03 Desember 2015

ALUR BEROBAT DI POLI JANTUNG RSU Dr. SOETOMO SURABAYA




ALUR PROSES BEROBAT KE POLI JANTUNG RUMAH SAKIT Dr.SOETOMO SURABAYA

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu.

Dalam kesempatan ini saya akan sharing dari pengalaman pribadi saya selama saya menjalani pengobatan dan perawatan untuk penyakit katub jantung yang saya alami, tak terasa hampir satu tahun ini mondar mandir ke rumah sakit yang lokasinya daerah surabaya ini, rumah sakit yang menjadi rujukan terakhir  dari seluruh rumah sakit di jawa timur, bahkan mungkin dari banyak daerah kepulauan lain di indonesia seperrti kalimantan, sulawesi maupun irian jaya juga banyak yang  merujuk pasiennya ke rumah sakit Dr sutomo. 

Kebetulan saya peserta JKN mandiri, dan saya menggunakan fasilitas dari BPJS secara berkelanjutan, tentunya sangat membantu sekali program ini terutama dalam hal pembiayaan berbagai bentuk pelayanan medis yang pastinya kita tahu sangat mahal.

Sebelum ini saya menjadi pasien di rumah sakit umum sidoarjo, dikarenakan instalasinya masih kurang lengkap untuk menangani penyakit katup jantung maka perawatan saya di rujuk ke faskes yang lebih tinggi lagi yaitu RS Dr. SOETOMO Surabaya, dengan bekal surat rujukan dr jantung RSU Sidoarjo saya memulai berobat kesana, tempat tinggal saya di daerah pandaan kabupaten pasuruan perlu waktu satu jam setengah untuk bisa kesana, yaa masih bersyukur karena disana banyak sekali pasien yang harus datang  dan bermalam di parkiran depan poli rumah sakit atau bahkan banyak yang ngekos harian di rumah rumah sekitar rumah sakit untuk bisa mendapat perawatan di RS Dr. Soetomo.

Berikut proses pendaftaran pasien baru di RS DR SOETOMO

1.       Yang perlu disiapkan adalah kelengkapan administrasi pasien BPJS antara lain
·         Kartu asli BPJS
·         Rujukan asli dari rumah sakit pengirim
·         Foto Kopi KK atau KTP

2.      Melakukan pendaftaran pasien baru
Di RS Dr Soetomo ada dua jalur pendaftaran JKN yaitu pasien baru dan pasien lama.
Untuk pasien baru pertama harus dilakukan adalah mengambil nomor antrian untuk jenis pasien baru, setelah itu kita menuju ke salah satu loket yang berjajar jajar di sana, loket yang kita tuju adalah loket Jantung yang tertulis pasien baru kita serahkan semua kelengkapan administrasi pasien BPJS setelah itu kita akan mendapatkan kartu identitas berobat yang berwarna kuning, di kartu tersebut terdapat nomor rekam medis untuk tiap pasien.

3.      Pendaftaran Eligibilitas Peserta ( SEP.)
Setelah mendapatkan kartu identitas berobat langkah selanjutnya adalah mendapat eligibilitas dari BPJS, dengan surat tersebut segala pembiayaan atas perawatan atau tindakan hari ini secara otomatis akan menjadi tanggung jawab BPJS.
Tata cara adalah sebagai berikut
·     Ambil nomor antrian
·     Kita siapkan  kelengkapan administrasi  yang tadi kita gunakan saat melakukan pendaftaran pasien baru, berikut juga kartu identitas berobat yang sudah kita dapatkan tadi lengkapnya sebagai berikut
* kartu identitas berobat
* surat rujukan asli
* kartu BPJS
·         Menunggu pemanggilan sesuai nomor antrian
Semakin siang kita datang  semakin besar pula nomor antrian yang kita dapatkan, tiap harinya pasien yang berkunjung di rumah sakit ini jumlahnya ribuan , cukup lama mengantri bisa berjam jam untuk sampai digiliran kita, tapi memang ikhtiar itu butuh banyak kesabaran, ya harus tetep dijalani dengan senang dan sabar, sebenarnya disediakan belasan loket namun masih saja tidak seimbang dengan jumlah pasien pendaftar yang berobat dengan fasilitas BPJS tersebut.
Jika sudah dipanggil nomor antrian kita, bawa semua kelengkapan ke petugas sesuai loket yang diinfokan oleh mesin antrian, tunjukan semua kelengkapan diatas, tunggu sebentar proses entri oleh petugas, selanjutanya kita bisa terima surat rangkap tiga yang berjudul surat eligibilitas peserta (SEP).

4.        poli jantung
Setelah semua kelengkapan administrasi lengkap kita bisa berangkat ke poli jantung, tentunya berangkat dengan senyum sabar dan tetap senang. Ingat di rumah sakit ini teman kita buanyak dengan berbagai penyakit yang diidap masing masing, dan mungkin lebih buruk dari kondisi kita he..he harus senantiasa bersyukur meski dalam kondisi yang tidak baik masih banyak yang lebih parah kondisinya . Ambil nomor antrian dan letakkan persyaratan sebagai berikut pada kotak yang disediakan di loketnya poli jantung
·         Kartu identitas berobat
·         SEP
·         Satu bendel foto kopi yang berisi  ( KK/KTP, BPJS, rujukan )
         
        Aktivitas di poli jantung tidak begitu lama jika dibanding saat antri di loket JKN ada puluhan dokter standyby di dalam semua dengan menghadap komputer masing masing, ternyata rekam medik pasien sudah terintegrasi dalam satu sofware dan bisa di akses semua dokter di poli jantung bahkan seluruh poli yang ada dirumahsakit tersebut. Ada dua blok meja dokter berjajar ada tertulis pasien baru dan pasien kontrol. Panggilan pertama untuk masuk kepoli jantung, pasien antri didepan meja perawat untuk melakukan timbang badan dan ukur tensi darah. Setelah tensi dan timbang badan  data tersebut di catat oleh perawat di selembar kertas di staples jadi satu dibelakang kartu identitas berobat, file kita di bawa ke meja dokter yang berada di blog pasien baru. Disini kita juga mengantri panggilan dari dokter yang menangani kita,
          
     Ketika sudah menghadap dokter kita akan ditanya beberapa riwayat kesehatan sebelumnya diminta menunjukan hasil lab yang kita punyai dari pengecekan sebelumnya seperti hasil rontgen torax, ECO, rekam jantung, Lab darah dll. Semua informasi dari kita oleh dokter dientri di komputernya. Di saat ini kita bisa banyak berdiscus dengan dokter tentang masalah penyakit yang kita alami, setelah itu oleh dokter kita di ajukan untuk pengecekan ulang untuk data baru pasien mulai rekam jantung, lab darah, rontgen, eco, semua diperbarui, lembar pengantar ke LAB dan ruang ECO dibuat dan juga resep obat untuk satu bulan diberikan, resep obat tersebut kita bisaa ambil di loket obat nya poli jantung sendiri, mungkin karena pasien jantung jumlah nya sangat banyak dari poli lainya sehingga poli jantung bisa punya loket obat sendiri.

5.       Pengambilan obat
·         Ambil nomor antrian obat
·         Siapkan kelengkapan administrasi untuk pengambilan obat yaitu
Foto kopi kk/ ktp 2 lembar
Resep obat yang diberikan oleh dokter
Foto kopi kartu identitas berobat 2 lembar
Foto kopi SEP 2 lembar
Foto kopi kartu BPJS 2 lembar
Foto kopi rujukan 2 lembar
Rujukan asli untuk ditunjukkan
BPJS asli untuk ditunjukkan
·         Mesin antri akan memanggil nomor antrian kita segera kita menuju loket dan serahkan kelengkapan diatas jika sudah tidak ada masalah kita akan mendapat karcis pengambilan obat dari petugas. Cukup lama menunggu antrian obat tidak usah cemberut di sebelah loket obat ada kantin dengan berbagai makanan dan minuman yang enak enak serta pastinya sehat karena makanan disana dicek juga oleh tim rumah sakit.
      
      Saat panggilan pengambilan obat sudah giliran kita, tunjukan karcis yang diberikan sebelumnya dan tanda tangan terima pada formulir resep kita, kalau sudah kita bisa terima obat kita dengan tersenyum. Jangan lupa cek kembali rujukan asli , bpjs asli, kartu berobat jangan sampai tertinggal yaaaa. Selanjutnya kita bisa pulang tentunya juga sambil tersenyum. Dan tetap ingat untuk selalu bersyukur.


Semoga bermanfaat 



      wassalam